Menu

Mode Gelap

Berita WIB ยท

Sebelum Lengser, Pemerintah Jokowi Berencana Berikan Bansos bagi Korban PHK


 foto : presidenri.go.id Perbesar

foto : presidenri.go.id

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo berencana menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada ribuan karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) pada semester pertama tahun 2024.

Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat, sebanyak 46.240 pekerja kehilangan pekerjaan dalam periode Januari hingga Agustus 2024.

Namun, angka ini diperkirakan belum mencakup semua korban PHK karena banyak perusahaan belum melaporkan keputusan PHK yang diambil.

Menko PMK Muhadjir Effendy menyatakan bahwa pekerja yang paling terdampak akan mendapatkan bansos, meskipun sebagian besar pekerja formal telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki jaminan hari tua serta jaminan kehilangan pekerjaan.

Muhadjir juga mengimbau perusahaan untuk lebih terbuka terkait jumlah pekerja yang terkena PHK guna mempermudah pendataan.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menambahkan bahwa sektor manufaktur, terutama tekstil dan alas kaki, menjadi penyumbang terbesar kasus PHK. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan angka PHK tertinggi, disusul oleh DKI Jakarta.

Langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah, termasuk penciptaan lapangan kerja baru, diharapkan dapat menyeimbangkan dampak PHK yang terjadi.***

Sumber : Katadata

Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

Job Fair Jakarta: Lowongan Melimpah, Tapi Pengangguran Tak Juga Berkurang

24 March 2025 - 13:55 WIB

Dibutuhkan Sopir Taxi, Dapat Akomodasi & Gaji per Jam-nya Tinggi

24 March 2025 - 13:18 WIB

Di Tengah Badai PHK, Lulusan Sarjana dan Diploma Rela Jadi Sopir dan ART

21 March 2025 - 13:35 WIB

KAI Services Buka Lowongan Kerja untuk Angkutan Lebaran 2025, Umur 45 Bisa Daftar

21 March 2025 - 09:03 WIB

ilustrasi pramugari kereta api (kai.id)

Menaker: 278.984 Lowongan Kerja Luar Negeri Tersedia

20 March 2025 - 14:30 WIB

Gratis! Dibutuhkan 200 Orang Wanita untuk Kerja di McDonald’s Kuwait

20 March 2025 - 11:37 WIB

Trending di Lowongan Kerja