Menu

Mode Gelap

Blog WIB ·

Biar Client Luar Negeri Langsung Bilang ‘You’re Hired!’ – Begini Caranya


 Ilustrasi oleh (BMG) Perbesar

Ilustrasi oleh (BMG)

Mau lolos kerja atau proyek bareng perusahaan global? Interview dengan client atau user luar negeri punya tantangannya sendiri.

Selain soal bahasa, kamu juga perlu tahu cara present yourself dengan meyakinkan dan profesional.

Berikut ini tips Biar Client Luar Negeri Langsung Bilang ‘You’re Hired!’ 


1. Kenali Diri dan Value Kamu

Sebelum interview, tanyakan ini ke diri sendiri:

  • Apa kekuatan terbesarku?

  • Apa yang bikin aku unik dibanding kandidat lain?

  • Gimana aku bisa bantu mereka capai goals mereka?

Gunakan prinsip dari VVP (Value Validation Proposal) untuk tunjukin bukti konkret kontribusimu, misalnya dalam bentuk angka: “Saya berhasil meningkatkan ROI iklan digital sebesar 120% dalam 6 bulan.”


2. Siapkan VVP (Value Validation Proposal)

Kalau CV itu jualan potensi, maka VVP itu jualan hasil nyata. Isinya:

  • Profil singkat kamu

  • Bukti kontribusi (pakai angka/data)

  • Rencana kerja 90 hari pertama

  • Alasan kenapa kamu layak disponsorin atau dipilih

VVP bikin kamu lebih kredibel dan menunjukkan bahwa kamu serius dan siap.


3. Latih Bahasa dan Budaya

Client luar negeri menilai bukan cuma dari skill, tapi juga communication style. Jadi:

  • Latih bahasa Inggris (atau bahasa negara tujuan)

  • Pelajari etika profesional di budaya mereka

  • Gunakan bahasa tubuh yang percaya diri dan ramah


4. Latihan Interview dengan Teman

Gunakan skenario interview dan minta feedback. Fokus ke pertanyaan seperti:

  • “Tell me about yourself.”

  • “What can you contribute to our company?”

  • “Why should we choose you over others?”

Latihan ini bantu kamu lebih tenang dan structured saat menjawab.


5. Tunjukkan Solusi, Bukan Cuma Skill

Client suka kandidat yang punya problem-solving mindset. Jadi saat ditanya tentang proyek atau tantangan, selalu jawab pakai format:

Masalah → Analisis → Solusi → Hasil

Contoh: “Di proyek sebelumnya, kami mengalami penurunan traffic. Saya analisa dan ubah strategi SEO, hasilnya traffic naik 70% dalam 3 bulan.”


6. Akhiri dengan Kesan Kuat

Selalu tutup interview dengan 1-2 kalimat yang nunjukin:

  • Antusiasme kamu kerja sama mereka

  • Komitmen untuk memberikan kontribusi nyata

Contoh: “I’m genuinely excited about the opportunity to help you scale in Southeast Asia. I’m confident I can make an impact from day one.”

Interview dengan client luar negeri itu bukan tentang jadi sempurna. Tapi soal siap, otentik, dan penuh value.

Yuk, siapin VVP-mu, latih jawabanmu, dan jangan lupa—percaya diri itu separuh kemenangan.

Be a smart worker, for a better future.

Artikel ini telah dibaca 72 kali

Baca Lainnya

Alternatif Cerdas Kerja di Eropa: Tanpa Lama Nunggu Visa, Tanpa Ribet!

28 Juli 2025 - 14:40 WIB

Seorang pria Indonesia berdiri di percabangan jalan dengan koper, mengenakan kaos oranye dan celana jeans, menghadap papan penunjuk arah bertuliskan "Germany", "Netherlands", dan "Serbia: Jalur Cepat ke Eropa – Visa Cepat". Ia memilih jalur menuju Serbia. Ilustrasi bergaya 3D dinamis ini menggunakan kontras warna oranye-biru, mewakili perjalanan migrasi legal. Cocok untuk kampanye Binamandiri dengan tagar #KaburAjaDulu.

Dulu Ngebut di Surabaya, Sekarang Jadi Sopir Online di Eropa. Gajinya Bikin Kaget!

23 Juli 2025 - 10:45 WIB

3 Alasan Kenapa Kerja di Luar Negeri Itu Bukan Cuma Mimpi Kalangan Elit

21 Juli 2025 - 10:44 WIB

Kerjanya Nyetir, Gajinya Euro! Siap-Siap #KaburAjaDulu

16 Juli 2025 - 10:53 WIB

Mau Kerja di Amerika Serikat? Bisa! Bahkan Kalau Cuma Lulusan SMA

15 Juli 2025 - 11:52 WIB

Cari Peluang Kerja di Luar Negeri? Ini 10 Negara Terbaik Tahun 2025

14 Juli 2025 - 14:03 WIB

Trending di Blog